Sabtu, 25 Maret 2017

CERITA SI TANAMAN COKELAT (Theobroma cacao)



Siapa sih yang tidak tahu tentang cokelat? Siapa yang tidak tahu tentang rasa coklat? Makanan manis berwarna cokelat itu acapkali disukai oleh anak-anak sampai usia lanjut. Tapi tahukah anda bahwa penanaman pohon cokelat tidak semudah memakannya?

Pagi ini saat saya sedang jalan pagi bersama istri, tak sengaja saya menemukan pohon cokelat yang tumbuh di sisi jalan Perumahan Kota Perawang, Riau. Sebagai orang yang sudah sering berkecimpung di dunia tumbuhan, saya merasa kagum akan kebesaran dan kemurahan Alloh ta’ala yang dengan izinnya pohon-pohon cokelat tersebut berbuah cukup banyak.

Tetapi pohon tersebut nampak kurang subur.  Beberapa pohon bagian pucuknya mengering dan daunnya rontok.  Juga warna daunnya secara garis besar terlihat kurang subur dan segar. Nampaknya juga terdapat serangan penyakit pada daunnya. Keadaan ini bisa mengancam keberlangsungan produksi buah dari pohon-pohon tersebut.

Lalu apakah yang seharusnya dilakukan oleh seorang pekebun coklat untuk menjaga agar pohon buah cokelat tetap sehat dan subur? Untuk menjaga kelestarian produksi diperlukan perawatan tanaman terutama berupa pembersihan gulma dan pemupukan dengan unsur makro dan mikro.