Rabu, 21 Maret 2018

TANAH ASAM SULFAT (Sulphate Acid Soil, Marine Clay)

Tanah asam sulfat (Sulphate Acid Soil atau Marine Clay) perlu dikenali dan dipahami dengan baik sebelum digunakan untuk keperluan penanaman.

Tanah asam sulfat terbentuk dari kumpulan bahan organik, zat besi, sulfat yang tergenang selama ribuan tahun. Salah satu hasil dari proses pembentukan ini adalah lapisan Pyrite atau FeS2.

Selama tergenang air, FeS2 adalah bentuk tereduksi dan tidak berbahaya. Tetapi setelah dilakukan pembuatan drainase untuk menghilangkan genangan air, oksigen di udara masuk kedalam lapisan FeS2 sehingga FeS2 teroksidasi sehingga terbentuk zat yang aktif yaitu FeS. Proses oksidasi selanjutnya menghasilkan asam sulfat yang menyebabkan penurunan pH menjadi masam atau sangat masam.  Keadaan masam ini menyebabkan Aluminum yang ada pada liat terlepas sehingga terbentuk Aluminum yang aktif yang bersifat racun bagi tanaman. Karena keracunan, tanaman terhambat tumbuh dan lemah.

Untuk mengatasi keadaan di atas diperlukan pengapuran dalam jumlah yang cukup besar, yaitu sekitar 1 ton/hektar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar